Drs. Mukhtarudin

Search
Close this search box.

Mukhtarudin dan BRIN Gelar Pelatihan KTI Kepada 200 Mahasiswa Universitas Palangkaraya dan Universitas Muhammadiyah

Program Pelatihan karya tulis ilmiah ini penting demi mendorong kemajuan dan meningkatkan kapasitas SDM Indonesia menghadapi bonus demografi.
Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) kepada 200 mahasiswa dari Universitas Palangkaraya (UPR) dan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) di Ballroom Seruyan M Bahalap Hotel, Jumat 25 Agustus 2023.

JAKARTA– Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin bekerjasama dengan Badan Riset Dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) kepada 200 mahasiswa dari Universitas Palangkaraya (UPR) dan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) di Ballroom Seruyan M Bahalap Hotel, Jumat 25 Agustus 2023.

Mukhtarudin dalam sambutannya, mengatakan bahwa program Pelatihan karya tulis ilmiah ini penting demi mendorong kemajuan dan meningkatkan kapasitas SDM Indonesia menghadapi bonus demografi.

“Program KTI ini penting bagi adik-adik Mahasiswa di Kalimantan Tengah, agar mereka mampu bersaing dengan negara lainnya secara mendunia,” tandas Mukhtarudin.

Mukhtarudin menjelaskan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia adalah bagian dari proses dan tujuan dalam pembangunan nasional Indonesia.

Oleh karena itu, Politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini mengatakan pikiran-pikiran pembangunan yang berkembang di Indonesia dewasa ini sangat dipengaruhi oleh kesadaran yang makin kuat akan tidak terhindarnya keikutsertaan bangsa Indonesia dalam proses global yang sedang berlangsung saat ini.

“Saya berharap dengan proses Pelatihan Karya tulis ilmiah ini bisa membawa keuntungan bagi seluruh peserta yang ikut dan tentu mendorong proses pembangunan nasional kita kedepannya,” tandas Mukhtarudin.

Diketahui, Komisi VII DPR dan BRIN penyelenggaraan program Karya tulis ilmiah ini yang ke-10 kalinya dilaksanakan di Kalimantan Tengah, sebelumnya telah diadakan di Pelatihan KTI Mahasiswa di Palangka Raya, Pelatihan KTI Guru di Pangkalan Bun, Sampit, Pulang Pisau dan Kapuas.

Kemudian berlanjut kembali di Pangkalan Bun, dan Sampit, yakni Pelatihan Literasi Digital dan Pengolahan Ikan.

“Oleh karena itu, kami Komisi VII DPR RI sebagai mitra dalam pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan dan anggarannya, sangat mengapresiasi dan mendukung BRIN dalam melaksanakan kegiatan seperti pelatihan Karya Tulis Ilmiah ini yang mana langsung dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat banyak, khususnya mahasiswa di Palangkaraya,” beber Mukhtarudin.

Adapun tujuan dari kegiatan Pelatihan KTI adalah untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan dan keahlian SDM, baik untuk Guru maupun Mahasiswa.

Selain itu, Anggota Banggar DPR RI ini menilai pelatihan KTI ini juga dapat bermanfaat bagi Mahasiswa untuk menulis sebuah karya tulis yang baik.

“Bagi mahasiswa mereka bisa membuat karya tulis yang baik sesuai kaidah dan metodologi ilmiah yang benar, baik untuk membuat tugas kuliah, tugas akhir seperti skripsi, tesis, maupun tugas penelitian lainnya,” imbuh Mukhtarudin.

Mukhtarudin mengaku saat ini Indonesia sedang menghadapi disruptif teknologi, dunia berkembang cepat, dan tidak dapat dihindari.

Apalagi, lanjut Mukhtarudin, bonus demografi di Indonesia membawa peluang sekaligus tantangan. Proporsi generasi muda yang mencapai 68 persen dari total penduduk Indonesia harus menjadi generasi produktif dan mampu menghasilkan inovasi.

“Untuk BRIN, tentunya kami berterima kasih dan Komisi VII DPR RI akan selalu mendukung dan memperjuangkan program-program yang memberi banyak manfaat bagi peningkatan SDM dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalteng,” pungkas Mukhtarudin.