Menteri Mukhtarudin Ajak Detikcom Kolaborasi Jadikan Kementeriannya “Mainstream”

Kategori:

Oleh:


Jakarta | mukhtarudin.com — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyatakan kesiapan penuh berkolaborasi dengan Detikcom untuk memperkuat citra Kementerian P2MI sebagai kementerian yang lebih “mainstream” dan dekat dengan publik. Pernyataan ini disampaikan saat menerima kunjungan resmi pimpinan Detikcom di Kantor Kementerian P2MI, Senin (24/11/2025).

“Saya siap berkolaborasi dengan Detikcom, tidak hanya dari sisi pemberitaan, tapi juga sinergi lainnya untuk mengimplementasikan program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” tegas Menteri Mukhtarudin dalam sambutannya.

Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Utama Detikcom Abdul Aziz, Wakil Pimpinan Redaksi sekaligus Director Collaboration Government & Event Elvan Dany Sutrisno, Head of Sales Tria Halimatu, serta Account Executive Jody Padmakusuma.

Merespons komitmen P2MI, Elvan Dany Sutrisno menyatakan kesiapan Detikcom untuk mendukung penyebaran informasi yang edukatif bagi masyarakat, terutama calon pekerja migran Indonesia.

“Detikcom siap mendukung sosialisasi dan edukasi agar calon pekerja migran tidak berangkat secara ilegal, tetapi melalui jalur resmi yang aman dan terlindungi,” ujarnya.

Mukhtarudin menjelaskan bahwa isu pekerja migran kerap muncul dalam konteks permasalahan, padahal terdapat banyak program pemberdayaan, pelatihan, dan capaian positif yang perlu disampaikan secara masif. Ia menyampaikan dua arahan utama Presiden Prabowo kepada Kementerian P2MI, yakni meningkatkan kualitas pelindungan pekerja migran di luar negeri serta meningkatkan kapasitas calon pekerja migran melalui pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, dan penguasaan bahasa.

Menteri P2MI juga menyoroti keunggulan struktur baru Kementerian P2MI yang kini menggabungkan fungsi regulator dan operator dalam satu atap, sehingga lebih efisien dalam penanganan dan eksekusi program. Sejumlah program unggulan terus dikembangkan, termasuk pendirian Migrant Center di berbagai perguruan tinggi, seperti Migrant Center Unhas Makassar, serta penguatan PasimGo Migran Sukabumi yang baru diresmikan.

“Kita akan terus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Kementerian P2MI akan menjadi leading sector dalam pelindungan sekaligus pemberdayaan pekerja migran Indonesia,” tegas Mukhtarudin.

Kunjungan Detikcom ini menjadi langkah awal kerja sama strategis antara Kementerian P2MI dan salah satu media online terbesar di Indonesia untuk menguatkan narasi baru bahwa pekerja migran Indonesia bukan hanya terkait persoalan kasus, tetapi juga peluang, keberhasilan, dan kebanggaan bangsa.