Peringatan Imlek 2022 Jangan Sampai Berdampak Negatif pada Penanganan Covid-19

Oleh kawalmukhtarudin

Tim @mukhtarudin.center yang secara resmi mengelola media sosial Drs. Mukhtarudin.

JAKARTA– Perayaan tahun baru Imlek 2573 masih harus berlangsung di tengah pandemi covid, selain mewajibkan protokol kesehatan yang ketat, sejumlah Vihara diminta harus tutup lebih awal.

Mengingat perayaan Tahun Baru Imlek 2022 di berbagai negara di dunia masih berada di bawah bayang-bayang pembatasan terkait pandemi Covid-19.

Anggota DPR RI Mukhtarudin mengatakan bahwa Umat Konghucu yang merayakan Imlek agar merayakan seperlunya dan di rumah saja, jangan sampai berdampak negatif terhadap upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

“Saya menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2573 kongzili kepada seluruh umat Konghucu di Indonesia,” ujar, Mukhtarudin, Selasa, (1/2/2022).

Politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini lantas mengajak agar seluruh masyarakat Indonesia bersikap peduli dan tenggang rasa serta menghormati perayaan Tahun Baru Imlek yang dirayakan oleh umat konghucu di Indonesia.

Mukhtarudin juga meminta pemerintah daerah (Pemda) agar mengawasi jalannya Perayaan Imlek pada 1 Februari 2022 yang dirayakan di Klenteng, guna memastikan jumlah peserta yang terbatas dan bisa dikontrol, dan tetap mengikuti protokol kesehatan serta ketentuan dalam Ketetapan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 3 dan 4 Tahun 2021 mengenai Penetapan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Kekinian.

“Jika ingin mengadakan perayaan yang melibatkan orang banyak harus disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan dan SKB 3 Menteri, dan kepanitiaan perayaan agar terlebih dahulu melaporkan dan meminta izin kegiatan kepada pihak yang berwenang atau pemerintah daerah,” pungkas Mukhtarudin.

(dis/beritasampit.co.id)

Share on: