Penyebab Banjir di Kalteng Akibat Pembangunan Abaikan Aspek Lingkungan

Oleh kawalmukhtarudin

Tim @mukhtarudin.center yang secara resmi mengelola media sosial Drs. Mukhtarudin.

Pangkalan Bun – Bencana banjir beberapa hari ini telah melanda wilayah Kalimantan Tengah. Musibah tersebut disoroti oleh Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin. Ia menyebutkan ada tiga hal penting yang nenjadi perhatiah bersama penyebab terjadinya banjir di Kalimantan Tengah.

“Penyebab banjir di Kalteng yaitu pertama karena faktor cuaca. Diketahui, bahwa saat ini sedang terjadi La Nina, atau perubahan iklim akibat pemanasan global, sehingga mengakibatkan curah hujan cukup tinggi di Indonesia, termasuk di Kalteng,” kata Mukhtarudin, kepada Borneonews, pada Selasa, 23 November 2021.

Kemudian, lanjut Mukhtarudin Anggota DPR RI Dapil Kalteng, banjir terjadi karena tutupan kawasan hutan atau daerah resapan di Kalimantan, khususnya Kalteng mulai menipis, terutama yang berada di hulu sungai-sungai yang ada.

Mukhtaruddin yang juga sebagai Anggota Banggar ini menegaskan, banjir yang saat ini terjadi di Kalteng, hingga terjadi dua kali dalam setahun merupakan dampak pembangunan yang hanya berorientasi pada ekonomi.

“Daerah resapan banyak yang rusak, khususnya di daerah hulu sungai-sungai yang ada di Kalteng, karena dampak pembangunan yang lebih mengedepankan ekonomi daripada mempertimbagkan lingkungan,” imbuhnya.

Selengkapnya : borneonews.co.id

Share on: