Mukhtarudin: Untuk Jadi Pemimpin Milenial Harus Keluar dari Zona Nyaman

Oleh kawalmukhtarudin

Tim @mukhtarudin.center yang secara resmi mengelola media sosial Drs. Mukhtarudin.

Kotawaringin Barat – Untuk menjadi pemimpin, Anggota DPR RI Mukhtarudin mengajak milenial keluar dari zona nyaman. Seorang pemimpin harus berani melakukan perbedaan dan memastikan perubahan positif terhadap lingkungan.

Untuk itu, kata Mukharudin kualitas pemimpin harus didukung kemampuan untuk menjadi role model dalam melakukan perubahan mindset (mental switching), dari kondisi zona nyaman menjadi zona yang kompetitif dan inovasi.

Seorang pemimpin harus dekat dengan rakyat sehingga mampu menggerakkan masyarakat bergerak ke arah yang lebih baik, terang Mukharudin, Kamis (5/5/2022).

“Pemimpin adalah seorang yang dapat melihat daripada apa yang dilihat orang lain. Melihat lebih jauh dari orang lain dan melihat sebelum orang lain melihatnya,” jelas Mukhtarudin.

Ia menambahkan, untuk menjadi seorang pemimpin maka harus bisa keluar dari zona nyaman. Karena menurut Mukhtarudin, zona nyaman membuat orang akan sulit untuk maju dan berkembang.

Lebih lanjut, Mukhtarudin mengatakan jika ciri-ciri orang yang berada pada zona nyaman ialah percaya akan pengalaman diri sendiri. Tidak berani berinfestasi. Melakukan rutinitas tanpa evaluasi dan suka menyerang atau menyalahkan orang lain.

“Tanpa disadari, zona nyaman tersebut sudah membuat kita sulit untuk maju dan berkembang. Sebab, yang kita kerjakan hanya itu-itu saja tanpa adanya inovasi atau pelajaran baru yang diterima,” ungkap Mukhtarudin.

Dengan keluar dari zona nyaman akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat alias tahan banting. Sebab, memiliki pemikiran yang terbuka akan mengeksplorasi pikiran kita untuk menjadi lebih kreatif, tampil beda, menerima pada pengalaman dan cara pandang yang baru.

Sementara untuk menjadi pemimpin, dikatakan Mukhtarudin hendaknya kita harus memelihara etika kita dan tidak pernah menyalahkan orang lain, lakukan apa yang harus dilakukan dengan cara kita dan yakin kita pasti bisa, pungkasnya. (Yus)

Share on: