Anggota Komisi VII DPR Dukung Upaya Pemerintah Dorong Pemanfaatan Teknologi Digital di Pasar Tradisional

Oleh kawalmukhtarudin

Tim @mukhtarudin.center yang secara resmi mengelola media sosial Drs. Mukhtarudin.

INDUSTRY.co.id – Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mengatakan pandemi Covid-19 telah mempercepat masyarakat dalam mengadopsi teknologi informasi dan komunikasi berbasis digital. Sehingga hingga saat ini hampir seluruh keberlangsungan kehidupan ditopang oleh digital.

Hal tersebut disampaikan Mukhtarudin menanggapi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang menginginkan agar para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus memanfaatkan teknologi digital untuk diterapkan di pasar tradisional.

“Saya berharap UMKM terus memiliki semangat untuk bertransformasi digital dan berinovasi untuk meningkatkan daya saing usaha dan produknya,” kata Mukhtarudin yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (25/3/2022).

Mukhtarudin pun mendorong agar para pelaku UMKM beradaptasi menjadi “Go Digital” agar semakin banyak UMKM yang menembus pasar global.

“Jadi, pemanfaatan digital ini penting, dan saya yakin para pelaku UMKM mampu berkontribusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkas Mukhtarudin.

Diketahui, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem pasar tradisional meningkatkan daya saing pedagang dan menjangkau konsumen baru yang lebih luas.

“Sehingga dapat memberi kemudahan dan kenyamanan kepada pelanggan serta lebih mudah beradaptasi dengan ekosistem digital,” ujar Airlangga Hartarto saat meninjau Implementasi Program Digitalisasi Ekosistem Pasar Tradisional Bersama Grab Indonesia, Kamis, (24/3/2022).

Airlangga mengatakan, manfaatan teknologi digital dalam ekosistem pasar tradisional merupakan tuntutan zaman agar pasar tradisional dapat bersaing, dengan memberikan kemudahan dan kenyamanan baik bagi pedagang maupun pembeli, serta membantu pedagang menjangkau konsumen baru yang lebih luas.

Kebutuhan dan urgensi pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem pasar tradisional juga diperlukan dalam transaksi jual beli lainnya seperti pemanfaatan e-wallet dan e-payment, serta manajemen pengelolaan pasar seperti pengelolaan sewa, retribusi parkir, dan sebagainya.

“UMKM adalah pahlawan-pahlawan Indonesia dan tulang punggung perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada Grab yang turut berperan sebagai fasilitator dan agregator bagi para pedagang Pasar Tomang Barat, dan juga BNI yang sudah menyalurkan KUR untuk mendukung kebutuhan ekspansi usaha pedagang, baik berupa kredit modal kerja ataupun investasi,” tandas  Menko Airlangga.

Share on: